Tingkatkan SDM Pemuda Produktif, HAMSASMI Gelar Pelatihan Service Lampu

Selasa, 11 Maret 2019

perlatihan service lampu LHE

1. SYARAT
    a.  Biaya Pendaftaran : 150.000,- / Orang
    b.  Peserta Pelatihan secara Berkelompok ( Minim 10 Orang )
    c.  Pelatihan satu kali pertemuan
    d.  Durasi Pelatihan 5-7Jam

2. FASILITAS
   a. Dapat Makalah
   b. Dapat alat untuk test tabung lampu
   c. Dapat alat untuk test mesin lampu


NB : Setelah pelatihan, menyediakan komponen servis secara berkelanjutan (tabung lampu dan mesin lampu)

 

FacebookTwitterGoogle+Share via EmailPrint

Iklan di atas merupakan usaha kegiatan ekonomi tetapi tidak semua masyarakat memiliki kemauan apalagi Berbayar.

APA YANG DI LAKUKAN HAMSAMI
HAMSASMI.ID – Untuk meningkatkan kualitas masyarakat khususnya kalangan pemuda, Aktifis HAMSASMI bersama team menggelar pelatihan servis lampu. Pelatihan ini di adakan selama 1 hari dan berlanjut apabila diperlukan.

Pelatihan selama durasi waktu selama 4 jam, namun para peserta tidak merasa jenuh sedikitpun. Hal itu karena tingkah polah para pemuda ada saja caranya untuk menghidupkan suasana agar tidak terasa bosan dan mengantuk. Sehingga suasana pelatihan tersebut tampak terasa ramai dan bersemangat.

“Servis lampu ini jarang sekali di jumpai, sehingga menjadi PR besar sekaligus peluang perangkat desa sampai ke RT/RW dalam mengurangi pengangguran dan kenakalan Remaja.

Kebiasaan masyarakat bila dop atau lampu yg sudah rusak pastilah langsung di buang begitu saja dan membeli lagi di toko. Berangkat dari situlah lalu kita pilih pelatihan ini untuk memberdayakan pemuda pemuda khusus di kecamatan akung, Pulogadung dan Matraman,yang nanti akan berkembang ke daerah-daerah lain di Jakarta” ungkap Bapak HAMASASMI yang merupakan caleg DPRD Prov. DKI Jakarta untuk dapil DKI 4 ya’ni Ke. Cakung, Kec. Pulogadung dan Kec. Matraman.

Contoh kegiatan yang dilaksanakan di Keluarhan Jati Pulogadung ini, peserta dalam pelatihan ini rata-rata sebanyak 20-30 pemuda yang statusnya kebanyakan baru lulus SLTA atau yang belum memiliki pekerjaan tetap. Peserta ini kebanyakan diambil dari masing-masing RT. Sedangkan yg mengawasi dan mendampingi ada 2 – 4 pelatih atau tutor, yaitu Team SAHABAT HAMSASMI beserta kru nya.

“Diadakannya pelatihan ini untuk memberikan keterampilan kepada pemuda-pemuda  agar lebih produktif dan giat dalam berbagai hal yang sifatnya bermanfaat. Kemudian untuk orang lain, dan bisa dijadikan usaha sampingan,” papar Bapak HAMSASMI selaku Pembina Team.

Harapan Beliau Bapak HAMSASMI paling tidak masyarakat khususnya para pemuda dan pemudi ini bisa memperbaiki lampunya sendiri di rumahnya jika lampu mereka rusak atau mati. Menurut salah satu pemuda yang ikut pelatihan bernama syarif (27), dia nyatakan bahwa servis lampu ini adalah peluang bisnis yang menjanjikan.

“Kedepan juga akan saya jadikan usaha sampingan di rumah mbak,” lontarnya kepada Team ini.

Alhamdulillah, kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat bagi warga dan sangat membantu aparat pemerintah setempat dalam mebuka peluang ekonomi dan pekerjaan, ini artinya sama dengan mengurangi tingkat kenakalan remaja dikarenakan tidak memiliki pekerjaan dan kegiatan.

HAMSASMI sebagai pemerhati lingkungan dan sosial menjadikan program ini yang dikerjakan dalam membantu pemerintah di bidang pengentasan kemiskinan, kesenjangan dengan memberikan pelatihan keterampilan, salah satunya service lampu ini salain keterampilan lainnya.

Yuk sudah saatnya kita berkarya, dengan Hati Nurani

Leave a Reply